Langsung ke konten utama

RESENSI : Loving The Pain - Rara Ayu



"ADA KALANYA BAHAGIA BUKAN BERSAMA KITA YANG DICINTAINYA. TAPI, BERSAMA DIA YANG TIDAK AKAN PERNAH MENYAKITINYA." -LOVING THE PAIN, RARA AYU.

Hasil gambar untuk loving the pain rara

Loving The Pain

Penulis : Rara Ayu

Penerbit : Histeria (PT.Anak Hebat)

Tahun Terbit : Juni 2017

Harga : 99.500

♥♥♥♥♥♥♥♥

♥Sinopsis Loving The Pain

     Setelah banyak yang ia lewati, Risa akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Javier. Meninggalkan semuanya. Risa memilih pergi bukan karena itu keputusan terbaik. Tapi karena hanya itu pilihan yang tersisa. Maka tidak ada jalan selain melepaskan Javier. Memulai hidup baru dengan harta berharga yang Vier berikan untuknya. Lalu di sanalah, di tempat di mana tidak seorangpun mengenalnya, Risa membangun kembali kepercayaan dirinya.
     Namun di sisi lain, Javier sadar. Bahwa ada satu hal yang belum ia katakan kepada Risa. Dan bagaimanapun dia harus mengatakannya pada wanita itu. “Just hate me as much as you want. Cause I was wrong.” Javier Cana Gomez
     "Ketika wanita mengatakan mereka menyerah dan pergi, menurutku bukan karena kesabaran mereka habis. Tapi lebih kepada mereka sadar, bahwa mungkin bahagia itu tidak di sana. Tidak dengan apa yang telah mereka perjuangkan selama ini. mengikhlaskan apa yang tidak bisa diraih adalah kesabaran yang sesungguhnya. Ada banyak cara untuk menunjukkan kesabaran. Bertahan itu kesabaran. Pergi juga kesabaran. Tergantung pilihan kita. Tapi ingatlah. Sebelum memutuskan pilihan, bertahan atau pergi, katakan lebih dulu pada dirimu. Yakinkan dirimu sendiri, bahwa kau tidak akan memaksakan diri untuk pilihan itu. Karena tidak ada paksaan dalam kebahagiaan." Risa Kirana
♥♥♥♥♥♥♥♥
♥Review 

             Risa sudah empat tahun dia menghabiskan hidupnya hanya berdua bersama Kayhan. Kayhan adalah pusat dunianya. Javier diangkat menjadi CEO baru di tempat Risa bekerja. Karakternya membuat karyawan perempuan siap perang memperebutkannya. Ketika Risa dan Javier bertemu, dunia Risa rasanya jungkir balik. Javier siap membuat hidup Risa bagai neraka meski Risa tak tahu menahu apa kesalahannya. 

           Ketika Risa sudah mulai membuka hidupnya untuk Vier, Vier malah seenak jidat menghancurkan kepercayaan yang Risa berikan. Kayhan juga merasakan sedihnya diputus-harapkan oleh janji Vier. "Aku mohon Vier. Jangan ganggu kehidupan kami lagi. Jangan muncul lagi di depan Kayhan dan jangan pernah temuin dia lagi. Sebelum harapannya semakin besar dan kamu menghancurkannya lagi. Aku emang enggak pantas menyalahkan kamu. Aku emang harusnya tahu diri sejak awal."

           Saat Risa menyerah, Javier baru menyadari betapa berartinya Risa untuknya. Apakah Javier akan melepaskan Risa atau memperjuangkan Risa seperti dulu kala?

          Unch unch. Ceritanya bagus dan lumayan unik, sayangnya 605 halaman untuk pure romance itu bagiku terlalu banyak porsinya. Aku merasa karakter Javier kurang greget untuk beberapa part. Terlalu labil. Tapi, paling merasa janggal setelah dia amnesia. Overall, Risanya menyenangkan dan Kayhan lucu. Kutipan-kutipannya sering ngena. Penggunaan diksinya juga cukup oke. Tidak ada label dewasa pada novel tapi dari cover buku sudah tercermin sih, tapi sebisa mungkin kasih label biar pembaca tahu apakah bacaan ini cocok untuk umur dia atau enggak. Ditunggu karya selanjutnya, Rara! Semoga ke depannya semakin baik dan unik! 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutipan-Kutipan dari situs baca Wattpad

#"Lo gak akan tau sampe lo mencoba. Ini saatnya bertindak. Kembalikan tulang rusuk lo di tempat seharusnya. Lo tau dimana." - Une Personne Au Bout De La Rue

#"Sebenarnya kisah kita itu bisa jadi sederhana. Dimana kita selalu menatap hal yang menurut kita lebih indah tanpa tahu setiap sudut yang ada. Dimana kita selalu ingin lebih baik tanpa mengerti saat ini kita bagaimana. Begitu pula dimana kita tidak pernah menyadari artinya seseorang untukkita." - Melodi Nada dan Rima

#"Dan beginilah penyakit kisa sebagai manusia yang hatinya sempit dan penuh prasangka buruk." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Beribadah itu bukan banyaknya pahala atau mengurangi dosa, tapi tentang memperbaiki diri, selalu memusabahi diri menjadi lebih baik lagi, baik di hadapan Allah atau di mata makhlukNya." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Ingat bahwa tidak ada manusia yang terhalang dari dosa, kecuali Nabi Muhammad." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Seperti tit…

Kutipan-Kutipan dari yang gue baca, dengar dan lihat

#Kebahagiaan itu pasti ada, jauh di dalam relung mereka, ada banyak kebahagiaan yang belum menampilkan wujudnya. Ya, kebahagiaan yang teruntuk untuk mereka. Kebahagiaan yang berasal dari diri mereka. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 15)

#Cinta tak pernah buta. Namun cinta, tak pernah memilih dengan siapa dia bertaut. Siapapun, tanpa memandang terlebih dahulu. Hal itulah yang membuat orang beranggapan bahwa cinta itu, buta. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 16 A)

#Akan kucintau kau dengan sederhana, meski luka yang kau toreh tak pernah sederhana... (Kutipan Cerpen Yang Tak Terlihat)

#..bertahan, berdiri di satu titik, terus menunggu, dan kadang menyelipkan harapan di dalamnya, menempuh ribuan kilometer, menerjang batas-batas tak terjamah, menyembunyikan segala rasa sakit di dalam hati..bertahan, tidak memerlukan keahlian apapun, hanya kesetiaan, dan sedikit pengorbanan, menunggu meski mungkin yang ditunggu tak akan pernah hadir..bertahan, manusiawi, kadang terliha…

RESENSI : Critical Eleven - Ika Natassa

"Travel is meeting you." - Critical Eleven, Ika Natassa.


Critical Eleven
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Harga : 79.000
✈ Sinopsis Critical Eleven 
           Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat––tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing––karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.
In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah––delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tu…