Langsung ke konten utama

RESENSI : FINALE (Love has no finale)

     "Sekarang giliranmu. Masuk ke kepalaku dan hancurkan pikiranku." Finale, on page 176

 FINALE 

(HUSH, HUSH #4 - seri terakhir )
PENULIS : BECCA FITZPATRICK
PENERJEMAH : DINA BEGUM
PENERBIT : FANTASIOUS
Harga : 89.000


    Makasih buat mba Dina Begum dan Fantasious yang sudah kasih aku paketan buku Finale dan totebag-nya dari event Finale Blog Tour :) Bukunya keren sampai menteskan rekor baca aku. Sehari, 564 halaman. Pleas, jangan salahin aku kalau resensi bikin hancur kepala soalnya ini kedua kalinya aku bikin resensi setelah untuk tugas sekolah. Entah ini resensi atau pemikiran gak jelasku. #kabur

Baca dulu yuk : prolog part 1 , prolog part 2 , prolog part 3, prolog part 4

     Baca ini ingat lirik lagu Jason Mraz yang I won't give up, "I won't give up on us. I'm giving you all my love. I'm still looking up....."
     
     Nora Grey, dia Nephilim yang membunuh Black Hand, ayahnya. Patch, pacarnya adalah malaikat terbuang. Nephilim adalah budak malaikat terbuang, itu faktanya. Dan, mereka harus berpura-pura putus untuk meyakinkan bahwa Nora pantas menjadi pimpinan Nephilim.

    Patch, dia masih pacar Nora Grey. Malaikat terbuang yang tidak dapat merasakan fisiknya tapi hanya merasakan secara emosional. Seperti buronan karena terlalu sering dikejar dan mengejar. Bahkan dia tidak merasakan sakit walaupun harus tidur di atas batu bata, itu yang Nora katakan.

    Dante Matterazzi, dia letnal pertama Nora. Membenci malaikat terbuang, itu dirinya. Gagasan miliknya adalah mencarikan Nora pacar seorang Nephilim yang terhormat. Pandai memainkan pedang dan kecanduan Devilcraft. Salah satu dari empat orang yang mengetahui bahwa Nora pembunuh Black Hand.

    Vee, sahabat Nora. Mencintai Scott dan tak suka dirinya berotot. Apakah dia terlalu hebat menjadi manusia sehingga saat memukul bola voli malah mengenai tembok belakang di seberang lapangan dan jangan lupakan bahwa dia dapat mengangkat beban yang hanya bisa diangkat oleh anak lelaki yang paling kekar di kelas? 

    Scott, dia menyayangi Nora lebih dibandingkan perempuan mana pun yang pernah dikenalnya. Berani mengorbankan hidup untuk Nora atas janjinya pada Black Hand. Rela tubuhnya dikuasai oleh Patch demi Nora. Menyarankan agar Nora memakan coklat saat Prahaid.

     Devilcraft, meminumnya dapat membuatmu lebih kuat dan hebat. Setiap tetes yang mengalir pada pembuluh darah, meningkatkan kecakapanmu. Seperti narkoba, kau harus memiliki antidot jika sudah mencobanya. Atau, kau akan kecanduan.

     Kematian Black Hand membuat hidup Nora semakin rumit. Black Hand meninggalkan ratusan pasukan terkutuk padanya dan kekayaan berlimpah pada Marcie. Di mana letak adil pada bagian itu? Nora harus menjadi pimpinan Nephilim untuk menggantikan posisi ayahnya. Dan, tidak ada Nephilim yang tidak ragu padanya.

    Nora harus siap mengejar ketinggalan dalam peran barunya. Dante memberikan latihan untuk menjadikan Nora lebih kuat. Melatih setiap pagi dengan latihan seperti seorang militer. Oh, jangan lupakan bahwa Dante juga yang membuatnya menangis karena menyuruhnya mencabut pohon dari akarnya! Ohya, dia juga memberi Nora devilcraft dan setelah itu Nora menjadi lebih buas.

     Apakah menjadi pimpinan Nephilim membuat bangga? Jika dianiaya oleh Komandan pasukan Nephilim, dikejar sekelompok malaikat terbuang dan diculik oleh penghulu malaikat yang memiliki kehidupan ganda merupakan kebanggan, maka jawabannya TIDAK

     Petinggi Nephilim ingin bertemu dengannya. mereka harus tahu bahwa mereka mendapatkan kesetiaan penuh dari Nora. Berpura-pura putus dengan Patch adalah salah satu rencananya dengan Patch, rencana lainnya adalah mengajak duel salah satu anggota Nephilim saat pertemuan. Menyakinkan Nephilim adalah suatu hal yang sangat beresiko.

    Dante tahu bahwa Nephilim tak akan pernah menang perang melawan malaikat terbuang. Dia setia pada malaikat terbuang dan berkhianat pada Nephilim. Tubuhnya penuh devilcraft hingga pembuluh darahnya berwarna biru. Tak akan terkalahkan? Lebih kuat dari kedua golongan itu? itu pemikiran Dante.

  • "Kalau aku bisa membuat ini tidak terjadi, akan kulakukan. Kalau aku bisa menggantikanmu, aku tidak akan bimbang. Tapi aku hanya punya satu pilihan, yaitu berdiri di sampingmu hingga akhir. Aku tak akan gentar, aku menjanjikan itu." - Finale, on page 434 

     Patch akan terus di sampingnya. Menyelesaikan ini. Mereka akan terus berjuang untuk untuk kehidupan lebih baik. Tidak menghiraukan perbedaan yang selalu ada di antara mereka. Kepercayaan adalah landasan cinta mereka.
 
     Saat matahari terbit. Duel akan dimulai. Tapi, kenapa malaikat terbuang mulai bermuculan? Bukankah mereka ada di neraka? Kenapa mereka mulai menyerang Nephilim? Pertarungan di pemakaman pun terjadi. Nora. Dia lebih kuat daripada Black Hand, lebih kuat daripada Dante. Bahkan, lebih kuat dari devilcraft.

     Percakapan paling romantis menurutku adalah.........taraaa...
"Aku tidak pantas mendapatkanmu, Patch. Aku tidak peduli apa katamu. Itu kenyataan."
"Kau tidak pantas mendapatkanku." Patch sepakat. "Kau pantas mendapatkan yang lebih baik. Tapi, kau bertahan denganku, jadi sebaiknya kau terima saja apa adanya." lanjut Patch.


    Becca (beccafitzpatrick.com) membuat cerita yang begitu menarik bahkan tak sedetik pun melewatkan setiap babnya. Romantis, humoris, seru dan.....tak teralihkan. Deg-degan bacanya. Walau enggak baca dari seri awal tapi serius enggak kecewa baca seri terakhir langsung. hehe...

    Translatenya mba Dina Begum (dinabegum.com) keyeen, alhamdulillah enggak bikin aku bingung dan bisa menikmati buku terjemahan ini. Aku harus kasih tepuk yangan karena buku ini adalah salah satu buku terjemahan yang enggak bikin aku enggak paham. xixixi...

     Apa Fantasious punya rekomendasi novel keren selain ini? Campuran romancenya juga ada, kah? hehe... Kasih saran ya, Kak.;) 

     Komentar : Keren. Amazing. Awesome. Saya cinta Scott tapi lebih cinta ke Patch. muach :* rencananya sih Hex Hall jadi bacaan selanjutnya. :D Enggak ada salahnya baca ini buat liburan yang abis pada UN. :p


*semoga gak pada mencret baca ini. Maaf kalau review-nya jelek atau malah ini bisa dibilang bukan review,mungkin :"D hehe...*

See you~
-The End-

Komentar

  1. Terus terang aku agak sebel sama Nora. Hiihiii plinplan gitu. Dan Scot.... Scott!!! Malang nian nasibnya. Tapi asiknya ceritanya happy ending. Ya iyalah!
    Reviewnya asik kok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi... Aku juga sebel pas dia sempet terpengaruh sama si Dante :( Iyaa, padahal Scott cocok sama Vee. Hehe.. Kalo enggak happy end, aku mau protes ke mba Dina :D
      Makasih, Mba Dina. Terjemahannya Mba Dina lebih keren :D

      Hapus
  2. Wah, menang Finale Blog Tour! Kereeen!!!
    Kamu juga semangat terus untuk ke depan-depannya yah cantik!! <3

    With Love
    Aci

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kakak juga jadi host di blog tour #GePe :D hehe... keyeen!! :D
      IYAA, KAKAK, MAKASIHH BANYAAAKK :))

      Hapus
  3. asyik ya dapat novelnya dari blog tour :D
    buat bacaan selanjutnya, aku rekomendasi serial The Infernal Devices (Cassandra Clare) terbitan Fantasious juga,
    dijamin berurai air mata, hehe

    BalasHapus
  4. The Mortal Instruments (Cassandta Clare) keren Kak. Recomended banget hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutipan-Kutipan dari situs baca Wattpad

#"Lo gak akan tau sampe lo mencoba. Ini saatnya bertindak. Kembalikan tulang rusuk lo di tempat seharusnya. Lo tau dimana." - Une Personne Au Bout De La Rue

#"Sebenarnya kisah kita itu bisa jadi sederhana. Dimana kita selalu menatap hal yang menurut kita lebih indah tanpa tahu setiap sudut yang ada. Dimana kita selalu ingin lebih baik tanpa mengerti saat ini kita bagaimana. Begitu pula dimana kita tidak pernah menyadari artinya seseorang untukkita." - Melodi Nada dan Rima

#"Dan beginilah penyakit kisa sebagai manusia yang hatinya sempit dan penuh prasangka buruk." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Beribadah itu bukan banyaknya pahala atau mengurangi dosa, tapi tentang memperbaiki diri, selalu memusabahi diri menjadi lebih baik lagi, baik di hadapan Allah atau di mata makhlukNya." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Ingat bahwa tidak ada manusia yang terhalang dari dosa, kecuali Nabi Muhammad." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Seperti tit…

Kutipan-Kutipan dari yang gue baca, dengar dan lihat

#Kebahagiaan itu pasti ada, jauh di dalam relung mereka, ada banyak kebahagiaan yang belum menampilkan wujudnya. Ya, kebahagiaan yang teruntuk untuk mereka. Kebahagiaan yang berasal dari diri mereka. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 15)

#Cinta tak pernah buta. Namun cinta, tak pernah memilih dengan siapa dia bertaut. Siapapun, tanpa memandang terlebih dahulu. Hal itulah yang membuat orang beranggapan bahwa cinta itu, buta. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 16 A)

#Akan kucintau kau dengan sederhana, meski luka yang kau toreh tak pernah sederhana... (Kutipan Cerpen Yang Tak Terlihat)

#..bertahan, berdiri di satu titik, terus menunggu, dan kadang menyelipkan harapan di dalamnya, menempuh ribuan kilometer, menerjang batas-batas tak terjamah, menyembunyikan segala rasa sakit di dalam hati..bertahan, tidak memerlukan keahlian apapun, hanya kesetiaan, dan sedikit pengorbanan, menunggu meski mungkin yang ditunggu tak akan pernah hadir..bertahan, manusiawi, kadang terliha…

RESENSI : Critical Eleven - Ika Natassa

"Travel is meeting you." - Critical Eleven, Ika Natassa.


Critical Eleven
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Harga : 79.000
✈ Sinopsis Critical Eleven 
           Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat––tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing––karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.
In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah––delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tu…