Langsung ke konten utama

Keseksian Bibir gue~

Miapaaa, BIBIR GUE MAKIN SEKSI GARA-GARA DISPENSER RANIA. Lebih tepatnya sih enggak sengaja :) Kejadiannya pas hari jum'at waktu ekskul Pramuka. Nah, pas itu gue kan ngambilnya bidang Pengetahuan Umum. Di Pramuka sekolah gue dibagi beberapa bidang. Ada Pemetaan, Sandi, Semaphore *paling yang ga gue bisa*, Tali temali *ini apalagi, pusing!*, PBB *berhubung badan gue kecil dan kurus kagak ada gizinya, gue pun angkat tangan*, P3K *ini apa pula! Liat obat aja mules-mules* Dari kelas 7 gue ngambilnya PU mulu~
Soalnya menurut gue PU adalah paling gampang di antara yang lainnya dan kakak kelasnya ga njelei. muehehe Wan Wan Emoticons 32
Nah, pas PU udah selese. Gue ke ruang bidang tali temali yaitu tempatnya kelas gue alias 8D. Waktu di situ, gue ngeliat ada beberapa temen gue. Kak Sapi, Rania , Kakak kece....mplung, Syueb, dll. 
Gue sempet ribut dikit ama Kak Sapi. Biasanya dia di bidang PU kok sekarang di bidang tali temali? -__-Kak Safi jawabnya, "Aku juga gatau, Zah.Padahl dari dulu ikutnya PU." (۳˚д˚)۳ Wan Wan Emoticons 23
Gue iseng-iseng teriak namanya Rania sambil heboh goyang-goyangan  tangan (?)  Pas gitu, Rania ngebalas gue~ Demi, ini kayak anak sama emak yang udah lama ga ketemu~ DRAMATIS ƪ)
Habis itu biasalah... anak sesat selalu ledek-ledekan. Abis ledek-ledekan Rania ga sengaja ngejorokin muka gue ke pintu Wan Wan Emoticons 16 Yasudlah akhirnya gue cipokan sama pintu kelas gue. Pake adegan berdarah pula. Huaaa... langsung deh pada panik semua. Mungkin yang ditanyain pertama adalah "Azzah kenapa berdarah gitu?" , "Zah, abis ngapain kok berdarah gitu?" , "Zah, sariawan yaa?" . Gue langsung teriak ke Rania buat ngambilin tisu di lacinya Linda. Ohya, Tisu adalah harta karun kelas 8D milik akika Linda. setelah kumh-kumuh air putih + ngelap bibir pake tisu. Wan Wan Emoticons 1 Udah ga pendarahan (?) lagi. Untung aja bibirnya ga bengkak. Rania langsung minta maaf ke gue~ hihihi... Nyantee, Ran~ Azzah kan anak sesat unyu (ʃƪ˘̩̩̩˘ﻬ) Masih mending gue cipokan sama pintu sedikit tok daripada kakak gue cipokannya sama Globe~ 

Salam unyu dari Azzah cuyung~ Wan Wan Emoticons 7

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutipan-Kutipan dari situs baca Wattpad

#"Lo gak akan tau sampe lo mencoba. Ini saatnya bertindak. Kembalikan tulang rusuk lo di tempat seharusnya. Lo tau dimana." - Une Personne Au Bout De La Rue

#"Sebenarnya kisah kita itu bisa jadi sederhana. Dimana kita selalu menatap hal yang menurut kita lebih indah tanpa tahu setiap sudut yang ada. Dimana kita selalu ingin lebih baik tanpa mengerti saat ini kita bagaimana. Begitu pula dimana kita tidak pernah menyadari artinya seseorang untukkita." - Melodi Nada dan Rima

#"Dan beginilah penyakit kisa sebagai manusia yang hatinya sempit dan penuh prasangka buruk." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Beribadah itu bukan banyaknya pahala atau mengurangi dosa, tapi tentang memperbaiki diri, selalu memusabahi diri menjadi lebih baik lagi, baik di hadapan Allah atau di mata makhlukNya." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Ingat bahwa tidak ada manusia yang terhalang dari dosa, kecuali Nabi Muhammad." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Seperti tit…

Kutipan-Kutipan dari yang gue baca, dengar dan lihat

#Kebahagiaan itu pasti ada, jauh di dalam relung mereka, ada banyak kebahagiaan yang belum menampilkan wujudnya. Ya, kebahagiaan yang teruntuk untuk mereka. Kebahagiaan yang berasal dari diri mereka. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 15)

#Cinta tak pernah buta. Namun cinta, tak pernah memilih dengan siapa dia bertaut. Siapapun, tanpa memandang terlebih dahulu. Hal itulah yang membuat orang beranggapan bahwa cinta itu, buta. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 16 A)

#Akan kucintau kau dengan sederhana, meski luka yang kau toreh tak pernah sederhana... (Kutipan Cerpen Yang Tak Terlihat)

#..bertahan, berdiri di satu titik, terus menunggu, dan kadang menyelipkan harapan di dalamnya, menempuh ribuan kilometer, menerjang batas-batas tak terjamah, menyembunyikan segala rasa sakit di dalam hati..bertahan, tidak memerlukan keahlian apapun, hanya kesetiaan, dan sedikit pengorbanan, menunggu meski mungkin yang ditunggu tak akan pernah hadir..bertahan, manusiawi, kadang terliha…

RESENSI : Critical Eleven - Ika Natassa

"Travel is meeting you." - Critical Eleven, Ika Natassa.


Critical Eleven
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Harga : 79.000
✈ Sinopsis Critical Eleven 
           Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat––tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing––karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.
In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah––delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tu…