Langsung ke konten utama

Flasback Mading

Hoyy...Hoy... :) Gue mau cerita nih tentang..... keunyuan gue! emaap salah, maksudnya tentang ekskul yang gue ikuti. Ceritanya Faktanya sekarang sekolah gue dari hari senin-jum'at itu ada ekskul setelah jam pelajarn terakhir kenapa ga dari dulu sih. Gue ikutnya BC sama KIRS. Huft... Banyak beberapa hal yang gue pertimbangkan buat ikut ekskul, ecyaahh....celius?miapa?enelan? ini kayak bayi keselek salak. Ohya, hari senin, kamis dan jum;at itu ekskul-nya wajib ikut. yaitu, B.Inggris, Mentoring agama bagi yang sudah lulus TPQ dan jum'at itu pramuka/mading. Yuksx...
Waktu pas gue kelas 7, gue ikut ekskul-nya jurnalistik malah bermetamorfosis ke mading coba -_- Setau gue sih ya, kalo Jurnalistik tuh kek semacam wartawan. Huft, denger jurnalistik dicampur sama mading gue langsung ngamuk pasrah. Sabaaaar..
Ternyata, gue salah sangka dari dulu gue emang kadang lebih sering ga connect, makanya jangan heran :) Ekskul mading itu asyik banget! Sumveeeh._. Ketemu teman baru, mewawancarai guru dan siswa, belajar disain tata letak dan banyak hal lainnya!
Beberapa hal yang gue dapat di saat ekskul mading :
1.Anak-anaknya asyik buat diajak ngobrol
2.Bukan cuma bisa bikin artikel, tapi juga top disain *gue minder*
3.Demokratis cuuyy! Menghargai pendapat!
4. Bisa mencoba yang pengin lu ungkapin tapi ga bisa lu ungkapin sndiri. Bakal dibantu sama pembimbing! Nyanteeee :)
5. Lebih PD buat memulai suatu pembicaraan
6.Opini dijamin diangkut!
7.Kekeluargaan
8.Bisa bikin profil tentang diri walau enggak secara lebay tapi tetep fun! :)
So, buat lu yang bingung dan bimbang mau ikut ekskul apa. Ikut sesuai kata hati lu! Walau guru lu bilang, itu lebih bagus. Walau teman lu bilang, itu lebih asyik. Karena semua orang berbeda, kalau lu milih sendiri pasti lebih seru! Konsistensi diri, Broo Wan Wan Emoticons 27

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutipan-Kutipan dari situs baca Wattpad

#"Lo gak akan tau sampe lo mencoba. Ini saatnya bertindak. Kembalikan tulang rusuk lo di tempat seharusnya. Lo tau dimana." - Une Personne Au Bout De La Rue

#"Sebenarnya kisah kita itu bisa jadi sederhana. Dimana kita selalu menatap hal yang menurut kita lebih indah tanpa tahu setiap sudut yang ada. Dimana kita selalu ingin lebih baik tanpa mengerti saat ini kita bagaimana. Begitu pula dimana kita tidak pernah menyadari artinya seseorang untukkita." - Melodi Nada dan Rima

#"Dan beginilah penyakit kisa sebagai manusia yang hatinya sempit dan penuh prasangka buruk." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Beribadah itu bukan banyaknya pahala atau mengurangi dosa, tapi tentang memperbaiki diri, selalu memusabahi diri menjadi lebih baik lagi, baik di hadapan Allah atau di mata makhlukNya." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Ingat bahwa tidak ada manusia yang terhalang dari dosa, kecuali Nabi Muhammad." - Sedang Malaikat Pun Cemburu

#"Seperti tit…

Kutipan-Kutipan dari yang gue baca, dengar dan lihat

#Kebahagiaan itu pasti ada, jauh di dalam relung mereka, ada banyak kebahagiaan yang belum menampilkan wujudnya. Ya, kebahagiaan yang teruntuk untuk mereka. Kebahagiaan yang berasal dari diri mereka. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 15)

#Cinta tak pernah buta. Namun cinta, tak pernah memilih dengan siapa dia bertaut. Siapapun, tanpa memandang terlebih dahulu. Hal itulah yang membuat orang beranggapan bahwa cinta itu, buta. (Kutipan cerbung Plate Of Love - 16 A)

#Akan kucintau kau dengan sederhana, meski luka yang kau toreh tak pernah sederhana... (Kutipan Cerpen Yang Tak Terlihat)

#..bertahan, berdiri di satu titik, terus menunggu, dan kadang menyelipkan harapan di dalamnya, menempuh ribuan kilometer, menerjang batas-batas tak terjamah, menyembunyikan segala rasa sakit di dalam hati..bertahan, tidak memerlukan keahlian apapun, hanya kesetiaan, dan sedikit pengorbanan, menunggu meski mungkin yang ditunggu tak akan pernah hadir..bertahan, manusiawi, kadang terliha…

RESENSI : Critical Eleven - Ika Natassa

"Travel is meeting you." - Critical Eleven, Ika Natassa.


Critical Eleven
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2015
Harga : 79.000
✈ Sinopsis Critical Eleven 
           Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat––tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing––karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.
In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah––delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.
Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tu…